Ketua Yayasan Baiturrahman Ruteng Apresiasi Inovasi Wisuda MTs Amanah

By Mansur Amriatul 09 Mei 2018, 00:23:51 WIB Pendidikan
Ketua Yayasan Baiturrahman Ruteng Apresiasi Inovasi Wisuda MTs Amanah

Gambar : H Amir Faisal Kelilaw (Ketua Yayasan Baiturrahman) memberikan sambutan pada saat wisuda kelas IX MTs Amanah Ruteng (foto:Chandra)


Ruteng, madrasahruteng.com – Yayasan Baiturrahman Ruteng merupakan Yayasan yang menaungi beberapa madrasah yang ada di kota ruteng kabupaten manggarai, diantaranya Raudlatul Atfal (RA) Amanah, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Amanah dan Madrasah Aliah (MA) Amanah. Tetapi untuk MA Amanah sejak tahun 2009 sudah dilimpahkan ke Kementrian Agama sehingga statusnya dialihkan dari MA Swasta menjasi MA Negeri  yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan MAN 2 Manggarai.

Sebagaimana diketahui tahun 2018 ini MTs Amanah Ruteng mewisudakan angkatan yang ke XV sejak berdirinya lembaga tersebut tahun 2000 yang lalu. Pelaksanaan wisuda tahun pelajaran 2017/2018  berlansung di Aula MUI kabupaten Manggarai pada hari senin (7/5).

Dalam sambutannya ketua Yayasan Baiturrahman Ruteng bapak Haji Amir Faisal Kelilaw mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen MTs Amanah Ruteng yang telah menyelenggarakan prosesi wisuda pada madrasah tersebut. Karena tidak semua sekolah setingkatnya saat ini menyelenggarakan wisuda seperti ini. Kegiatan seperti ini butuh kreasi dan inoasi yang tinggi. Oleh karenanya, terimkasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara ini, ungkap beliau.

Pada saat yang sama, H Amir mengungkapkan “acara wisuda seperti ini merupakan bagian dari akselerasi inovasi mempromosikan sekolah kepada masyarakat luas khususnya umat muslim yang ada di kota ruteng. Sehingga kedepan MTs Amanah Ruteng menjadi destinasi sekolah unggulan pada jenjangnya khususnya di kota ruteng dan kabupaten manggarai pada umumnya”.

Dibagian akhir dihadapan perwakilan Kementerian Agama kabupaten manggarai yang di wakili Kasubag Drs Dominikus Wora H Amir dalam sambutanya mengharapkan “kehadiran pemerintah atau negara dalam perkembangan dunia pendidikan sangat dibutuhkan. Terakhir misalnya, kebijakan perberlakuan Ujian Nasional Berbasis Komoputer (UNBK) mestinya harus dibarengi dengan penyiapan prasarana pendukung UNBK dulu baru programnya, bukan malah sebaliknya. Kebijakan UNBK sangat baik, untuk menguji integritas sebuah penyelengaraan lembaga dan output yang dihasilkan. Tetapi itu tidak cukup, pemerintah mestinya hadir lebih dekat untuk menunjang proses tersebut", tutur beliau. msr




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment